Rekreasi Kerajaan (historis) dalam Bingkai Budaya Otentik
Maret 21, 2024
Fian Anawagis
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sejarah & Kebudayaan Islam
Ahad, 10 Zulhijjah 1440 H/11 Agustus 2019 M, bertepatan dengan hari Idul adha, masyarakat kabupaten Gowa kembali patut bersyukur, karna para elemen yang saling menunjukkan sinergi antara kapolres, darah keturunan raja gowa, dan jajaran pemerintah gowa kembali melakukan revitalisasi nilai budaya "Accera Kalompoang" atau mencuci benda pusaka, sebagai ajang tahunan yang sempat vakum selama kurang lebih 2 tahun terakhir karna beberapa polemik internal.
Dari beberapa rangkaian acara, nampak suasana yang begitu harmonis beberapa lapis elemen ternama dalam balutan sakralitas momentum yang langka. Seharusnya hal seperti ini patut untuk diberdayakan oleh muda-mudi selaku generasi penerus. Namun apa daya, tingkat keingintahuan terhadap budaya lokal yang otentik, semakin mengalami degradasi/minat rendah dari masa ke masa.
Padahal jika kita memaknai nilai budaya secara seksama, layaknya kita sedang melakukan perjalanan, rekreasi dengan pengungkapan historisnya selain sebagai edukasi. Mari kita memperkenalkan budaya masing-masing sebagai bukti bahwa kita tidak sedang kehilangan identitas filosofis dari tradisi yang kental dan daerah yang beradat serta menjunjung tinggi moralitas.
#historiamagistravitae

