(Iqra) Membaca Teks dan Simbol untuk Mengidentifikasi Algoritma Masyarakat
(Bing Image AI)
Membaca adalah proses aktif yang melibatkan interpretasi teks dan simbol. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dihadapkan dengan berbagai macam teks dan simbol, mulai dari berita, iklan, rambu-rambu lalu lintas, hingga ekspresi wajah dan bahasa tubuh. Kemampuan membaca teks dan simbol dengan baik sangatlah penting untuk memahami dunia di sekitar kita dan berpartisipasi secara aktif dalam masyarakat. Bahkan dalam Islam, kitab suci Al Quran menekankan pada ayat yang pertama turun sesuai asbabun nuzul berbunyi "bacalah".
Membaca, dalam kerangka Goffman, adalah tentang memahami "teks" dan "simbol" yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Simbolisasi dapat dipetakan menjadi dua jenis yakni simbol perilaku yang dilakukan oleh interaksi makhluk hidup dan simbol alam yang disuguhkan oleh tanda-tanda dilingkungan sekitar. Beberapa contoh dari simbol perilaku mencakup hal baik verbal maupun nonverbal, pakaian, dekorasi, dan bagi simbol alam semesta kemampuan membaca perkiraan cuaca dan kejadian juga termasuk hal yang perlu dipahami dengan baik oleh manusia. Simbol-simbol ini memberikan informasi tentang situasi sosial, peran individu, dan norma yang berlaku. beberapa perspektif menarik tentang mengapa kita harus membaca baik teks dan simbol. Pertama, menunjukkan bahwa teks dan simbol merupakan produk dari struktur sosial dan budaya. Teks dan simbol tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai, norma, dan ideologi masyarakat tertentu.
Sebagai contoh, berita di media massa tidak hanya melaporkan peristiwa yang terjadi, tetapi juga membentuk opini publik tentang peristiwa tersebut. Iklan tidak hanya mempromosikan produk, tetapi juga mendefinisikan apa yang dianggap sebagai "normal" dan "ideal" dalam masyarakat. Rambu-rambu lalu lintas tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai tentang keselamatan dan efisiensi.
Kedua, hal yang tidak bisa kita pungkiri menunjukkan bahwa kemampuan membaca teks dan simbol tidak terdistribusi secara merata dalam masyarakat. Orang-orang dengan status sosial ekonomi yang lebih tinggi cenderung memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan seperti dapat membeli buku dan mengakses sumber pengetahuan sebanyak mungkin sehingga sumber daya yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan membaca yang lebih baik. Hal ini dapat menyebabkan ketimpangan dalam hal pengetahuan dan kekuasaan dalam masyarakat.
Ketiga, menunjukkan bahwa kemampuan membaca teks dan simbol dapat digunakan untuk resistensi dan perubahan sosial. Dengan memahami bagaimana teks dan simbol digunakan untuk mempresentasikan realitas tertentu, orang-orang dapat mulai mempertanyakan dan menantang realitas tersebut.
Sebagai contoh, gerakan feminis telah menggunakan analisis teks untuk menunjukkan bagaimana media massa sering kali menggambarkan perempuan secara stereotip. Gerakan anti-rasisme telah menggunakan analisis simbol untuk menunjukkan bagaimana simbol-simbol tertentu, seperti bendera Konfederasi, dapat digunakan untuk mempromosikan kebencian dan diskriminasi.
Membaca teks dan simbol adalah keterampilan yang penting untuk memahami dunia di sekitar kita dan berpartisipasi secara aktif dalam masyarakat. Teks dan simbol merupakan produk dari struktur sosial dan budaya, dan kemampuan membaca teks dan simbol tidak terdistribusi secara merata dalam masyarakat. Kemampuan membaca teks dan simbol dapat digunakan untuk resistensi dan perubahan sosial.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengembangkan keterampilan membaca yang kritis dan reflektif. Kita harus belajar untuk membaca teks dan simbol dengan cara yang memungkinkan kita untuk memahami makna yang terkandung di dalamnya, serta konteks sosial dan budaya di mana teks dan simbol tersebut diproduksi.
Kultum Ramadan #2
Penulis: Fian Anawagis (Mahasiswa Magister Antropologi UH)
