Kacamata Harmonisasi: Melihat non Islam Ikut Antusias dalam Berburu Takjil
Salah satu tema sentral
dalam surah Al-Baqarah adalah keberagaman.
Ayat 256 menegaskan bahwa "tidak ada paksaan dalam agama",
menunjukkan penghargaan Islam terhadap pluralitas dan hak individu untuk
memilih keyakinan mereka. Di tengah maraknya intoleransi dan diskriminasi, ayat
ini menjadi pengingat penting untuk membangun masyarakat yang toleran dan
inklusif. Keadilan sosial
juga menjadi tema utama dalam surah ini. Ayat 282 menekankan pentingnya
perjanjian dan pemenuhan hak-hak, baik dalam ranah ekonomi maupun sosial. Di
era globalisasi yang penuh dengan ketimpangan, ayat ini mendorong kita untuk
memperjuangkan keadilan dan kesetaraan bagi semua. Sedangkan, untuk menanggapi
alasan non Islam ikut berburu dengan salah satu pernyataannya bahwa ingin
membantu menghabiskan jualan para penjual takjil, agar cepat pulang berbuka bersama keluarga
menggambarkan pada Ayat 254 menganjurkan kerjasama dalam kebajikan dan takwa, serta
saling membantu dalam menghadapi kesulitan. Di tengah individualisme yang kian
mendominasi, ayat ini mengingatkan kita akan pentingnya membangun komunitas
yang saling mendukung dan bahu membahu.
Meminjam
terminologi solidaritas sosial Emile Durkheim bahwa terbentuknya hal tersebut
karena adanya unsur pendukung seperti solidaritas organik yang berdasar pada
saling kebergantungan satu sama lain, memungkinkan kita untuk memahami
bagaimana teks suci ini dapat diaplikasikan dalam konteks sosial saat ini.
Dengan mempelajari ayat-ayatnya secara kontekstual dan reflektif, kita dapat
menemukan solusi atas berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat. Menghadapi intoleransi dan diskriminasi: Mempromosikan dialog antarumat beragama, membangun komunitas
yang inklusif, dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya toleransi. Membangun ekonomi yang bermoral dan
berkelanjutan seperti Mendukung usaha kecil dan menengah,
mempromosikan perdagangan yang adil, dan menolak sistem ekonomi yang
eksploitatif. Memperkuat solidaritas dan
kepedulian sosial: Mengadakan kegiatan bakti sosial, membantu
mereka yang membutuhkan, dan membangun budaya gotong royong dalam masyarakat.
Dengan
menerapkan nilai-nilai universal yang terkandung dalam surah Al-Baqarah, kita
dapat membangun tatanan masyarakat yang lebih adil, toleran, dan sejahtera.
Surah ini bukan hanya persoalan kumpulan ayat-ayat, akan tetapilebih dari itu
sebagai panduan hidup yang relevan dengan kondisi saat ini dan masa depan.
Kultum Ramadan #3
Fian Anawagis (Mahasiswa Psikologi UICI)
